Pilih Laman

Dalam rangka meningkatkan pelayanan untuk mendaftarkan perkara gugatan, Pengadilan Negeri Boyolali memberikan kemudahan kepada advokat untuk mendaftarkan perkara melaui e-court.

 

Petunjuk pendaftaran perkara gugtan memalui e-court: download

 

TATA CARA PENDAFTARAN PERKARA PERDATA SECARA ELEKTRONIK MELALUI e-COURT

Mahkamah Agung Republik Indonesia di era revolusi industri saat ini memberlakukan suatu program dalam berperkara yang disebut dengan e-Court. Hal ini bertujuan sebagai perbaikan indeks kemudahan berusaha (Ease of Doing Bussiness/EODB) di Indonesia yang salah satu poinnya adalah penyederhanaan acara peradilan. Selain itu, program ini bertujuan dalam rangka menyesuaikan tuntutan dan perkembangan teknologi dan informasi, serta dalam rangka mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan.

Dalam hal pendaftaran perkara online untuk saat ini, e-court sudah dapat dipergunakan oleh prinsipal maupun advokat dengan memberikan layanan kemudahan dalam hal administrasi perkara perdata (gugatan) secara elektronik seperti:
•    e-Filing yaitu pendaftaran perkara online di Pengadilan
•    e-Payment yaitu pembayaran panjar biaya perkara online
•    e-Summons yaitu pemanggilan pihak secara online
•    e-Litigation yaitu persidangan secara online

Dasar Hukum penggunaan aplikasi Electronic Court (e-Court) di Pengadilan Negeri Boyolali adalah sebagai berikut:
1.  PERMA No. 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik.
2.  SE Dirjen Badilum MA-RI No. 4 Tahun 2019 tentang Kewajiban Pendaftaran Perkara Perdata Melalui e-Court.
3.  Peraturan Mahkamah Agung Nomor 7 Tahun 2022 tanggal 10 Oktober 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan secara Elektronik

PERSYARATAN PENDAFTARAN PERKARA UNTUK PENGGUNA LAIN:

1. PERORANGAN

KTP / surat keterangan pengganti KTP atau paspor
Memiliki e-mail yang aktif
Memiliki nomor rekening
Nomor hand phone / telepon

2. PEMERINTAH

KTP / surat keterangan pengganti KTP
Surat tugas atau surat kuasa
E-Mail Instansi
 E-mail instansi
 Nomor rekening

3. BADAN HUKUM

KTP / surat keterangan pengganti KTP
Surat keputusan sebagai karyawan
Surat kuasa khusus
Nama Perusahan/Organisasi
Tanggal & Nomor Akta Pendirian
Tanggal & Nomor SK Menteri Hukum dan HAM
E-mail instansi/badan hukum
Nomor rekening

4. KUASA INSIDENTIL

KTP / surat keterangan pengganti KTP
Surat kuasa khusus
Ijin indidentil dari ketua pengadilan
E-mail instansi
Nomor rekening

 

PERSYARATAN PENDAFTARAN e-COURT UNTUK ADVOKAT / PENGGUNA TERDAFTAR

1. Dokumen yang dibutuhkan untuk menjadi pengguna terdaftar:
 – Memiliki e-mail yang aktif
 – Scan KTP dalam format PDF atau JPG
 – Scan Kartu Anggota Advokat dalam format PDF atau JPG
 – Scan Bukti Sumpah dalam format PDF atau JPG
2. Data yang diperlukan untuk mendaftar sebagai pengguna terdaftar:
 – Nama Lengkap
 – Alamat Kantor
 – Telp/Fax Kantor
 – Nomor Handphone
 – Nomor Induk KTA
 – Organisasi Advokat
 – Tanggal Mulai Berlaku KTA
 – Tanggal Habis Berlaku KTA
 – Tanggal Penyumpahan KTA
 – Nomor BA Sumpah
 – Tempat Penyumpahan
 – Nomor KTP
 – Nama Bank Advokat
 – Nomor Rekening
 – Nama Akun pada rekening
3. Bagaimana jika tidak ada nomor BA Sumpah?
Diisi dengan dash ( – ) tidak boleh kosong
4. Dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftarkan perkara?
 – Surat Kuasa Format PDF atau JPG dengan resolusi Maksimal 10MB
 – Gugatan Format Word dan PDF maksimal 10MB
5. Apa yang dilakukan setelah melakukan pendaftaran gugatan dan pembayaran
Setelah melakukan pendaftaran gugatan dan pembayaran, Advokat menunggu relaas panggilan melalui e-mail dan datang ke Pengadilan yang hendak dituju sesuai tanggal dalam surat panggilan/relaas dengan membawa:
 – Surat Kuasa Asli
 – Berkas Gugatan Asli dilampiri Kartu Tanda Anggota (KTA) Advokat dan BA Sumpah yang masih berlaku