You are here Tentang Kami Pengawas Internal

Pengawas Internal

E-mail Cetak PDF

Data masih dalam update.. Maaf atas ketidaknyamanan ini... dan terima kasih telah berkunjung.

PENGAWASAN INTERNAL

 Pengawasan pada hakekatnya merupakan salah satu fungsi pokok manajemen untuk menjaga dan mengendalikan agar tugas-tugas yang harus dilaksanakan dapat berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan rencana dan aturan yang berlaku.

Pengawasan dilakukan oleh Mahkamah Agung R.I. terhadap:

1.penyelenggaraan peradilan

2.tingkah laku dan perbuatan hakim di semua lingkungan peradilan

3.pengaturan dan pengurusan masalah orgnisasi, administrasi dan finansial semua badan peradilan di bawah M.A.R.I.

Pengawasan internal adalah mengawasan dari dalam lingkungan peradilan sendiri yang mencakup 2 (dua) jenis pengawasan yaitu: pengawasan melekat dan pengawasan fungsional.

Pengawasan melekat adalah serangkaian kegiatan yang bersifat sebagai pengendalian yang terus menerus, dilakukan oleh atasan langsung terhadap bawahannya secara preventif dan represif, agar pelaksanaan tugas bawahan tersebut berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana kegiatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengawasan fungsional adalah pengawasan yang dilakukan oleh aparat pengawasan yang khusus ditunjuk untuk melaksanakan tugas tersebut dalam satuan kerja tersendiri yang diperuntukkan untuk itu. Di lingkungan lembaga peradilan, pengawasan fungsional ini dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Sistem Pengawasan merupakan salah satu unsur untuk menjamin tercapainya Pelaksanaan Tugas Pengadilan secara Efisien dan Efektif selaras dengan terwujudnya Visi dan Misi. Pengawasan Internal secara umum dilakukan oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim dan Pengawai  Melekat yang dilakukan oleh Atasan Langsung terhadap bawahannya.

        Disamping pengawasan Internal sebagaimana dimaksud diatas telah dilaksanakan pula Sistem Pengawasan secara bertingkat secara hierarki dari Atasan Langsung kepada bawahannya yaitu Pengawasan Melekat.

Pengawasan Internal oleh Ketua Pengadilan Negeri Boyolali meliputi :

1.Ketepatan waktu memulai persidangan

2. Penyusunan court calendar

3. Ketepatan waktu minutasi terutama terhadap perkara yang diajukan banding dan dalam perkara pidana yang terdakwanya berada dalam tahanan.

4. Nilai jaminan harus seimbang dengan nilai gugatan

5. Nilai standar harga lelang dengan memperhatikan harga umum dan pendapat termohon lelang, tempat pelelangan dilaksanakan sesuai dengan pengumuman lelang.

6. Melakukan pemeriksaan keuangan secara mendadak dan membuat berita acara penutupan kas.

7. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan DIPA ( Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran )

8. Mengevaluasi perbuatan dan kegiatan Wakit Ketua, Hakim dan seluruh Jajaran Pengadilan Negeri Surakarta.

 Pengawasan Internal oleh Wakil Ketua, meliputi :

1. Perbuatan dan tingkah laku pejabat peradilan termasuk kemampuan teknis administrasi dan moralitasnya

2. Pengisian registrasi perkara secara tertib dan terus menerus

3. Penyampaian isi registers oleh Panitera Muda Perdata / Pidana kepada Panitera Muda Hukum sebagai bahan pembuatan laporan

4. Pembuatan Laporan periodik oleh Panitera Muda Hukum

5. Pelaksanaan Tugas Jurusita sesuai ketentuan yang berlaku

6. Pembukuan keuangan perkara dibuat secara tertib terus menerus sesuai ketentuan yang berlaku.

7. Setip pengeluaran biaya untuk kepentingan pemanggilan para pihak, pemberitahuan pidana Hakim dan lain-lainnya,agar sampai kepada yang berhak

8. Penyimpangan uang di Bank Pemerintah dengan rekening yang terpisah antara keuangan perkara dengan APBN

9. Ketaatan terhadap 4 (empat) tertib perkantoran

Pengawasan Internal oleh Hakim :

1. Melakukan pengawan terhadap penyelenggaraan administrasi perkara perdata/pidana dan eksekusi yang ditugaskan Pimpinan Pengadilan

2. Dalam pelaksanaan putusan pidana Hakim yang ditugaskan sebagai KIMWASMAT secara periodik mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan